Kamis, 03 November 2011

ASKEP ASMA BRONKIAL


BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang                                      
Asma Bronkial adalah penyakit pernafasan obstruktif yang ditandai oleh spasme otot polos bronkiolus. Hal ini menyebabkan obstruksi aliran udara dan penurunan ventilasi alveolus. ( Huddak & Gallo, 1997 )
Asma adalah penyakit jalan nafas obstruktif  intermiten, reversibel dimana trakhea dan bronkhi berespon dalam secara hiperaktif terhadap stimulasi tertentu. ( Smeltzer, 2002 : 611 )
Ada 2 faktor yang merupakan timbulnya serangan asma bronkiale yaitu faktor  predisposisi dan presipitasi. Faktor predisposisi antara lain Genetik dan faktor presipitasi antara lain Alergen, perubahan cuaca,stress, lingkungan, olah raga yang berat.
Ny. S datang dengan keluhan sesak nafas sering kumat kumatan bila kecapaian, batuk berdahak, Klien memiliki riwayat Asma. Klien memiliki riwayat alergi dingin, biasanya kalau kondisi badan tidak bagus klien sering kumat-kumatan, sehingga penulis tertarik mengambil kasus tersebut.

B.  Tujuan
      Tujuan dari penulisan laporan ini adalah:
a.       Mengetahui masalah keperawatan utama pada kasus ini
b.      Mengetahui intervensi pada kasus ini
c.       Mengetahui implementasi pada kasus ini








BAB II
STUDI PUSTAKA

A.    Pengertian Masalah Keperawatan       
Bersihan jalan napas tidak efektif adalah ketidakmampuan dalam membersihkan sekresi atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk menjaga bersihan jalan napas (Nanda, 2005:4).
                                         
B.     Etiologi
1.      Lingkungan
a.       Asap
b.      Asap rokok
2.      Jalan napas
a.       Spasme Inhalasi asap
b.      Perokok pasif
c.       Obstruksi jalan napas
d.      Mukus banak
e.       Sekresi yang tertahan
f.       Sekresi di bronkus
3.      Fisiologi
a.       Inhalasi
b.      Penyakit paru obstruksi kronik
            (Nanda, 2005: 4-5)
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar